lama sudah tidak ku coretkan sebarang madah dalam blog ini....rindu pulak rasanya...hmmphhh...bercakap perihal kehidupan, aku memang rindu sesangat dengan sumer kengkawanku....rindu telatah kalian, gelak tawa, dan gurau senda...kini, kita semua terpaksa berjauhan melalui kehidupan yang lebih mencabar di luar sana....aku berharap agar kalian, tidak lupakan persahabatan dan keakraban kita....sampai bila-bila...hingga hujung nyawa...baru-baru ni, SMK AGAMA SRI AMAN SARATOK (www.preuasas.blogspot.com) mengadakan jamuan kesyukuran bagi meraikan kejayaan 10 orang pelajar tingkatan 6 nya mendapat tawaran melanjutkan oelajaran di IPTA...salah seorangnya adalah aku...syukurku panjatkan ke atas illahi, dengan rezki yang engkau kurniakan, dapatlah aku melanjutkan pelajaran ke IPTA dan bersua dengan sahabat-sahabatku dalam majlis tersebut...emm...memang tidak dinafikan, kami rindu antara satu sama lain...banyak kenangan yang kami canangkan terlontar keluar dari tutur kami pada hari itu....kenangan yang tak akan kami lupakan...sesungguhnya, AKU RINDU SETENGAH MATI (http://www.4shared.com/get/SWd0n-KG/dmasiv-rindu_setengah_mati.html) pada kalian semua...disini, ku titipkan beberapa gambar sebagai tatapan, kenangan buat mata yang memandang. wassalam...
Saturday, July 30, 2011
Monday, May 2, 2011
pernah dulu.....
hidup tak semestinya indah....
bila mekar ketawa
bisa hilang sekelip mata
bila ruang,tika dan masa menjadi perantara
hidup mula mengucup...berduka...
masih terbayang dan terngiang di alur pancaindera...
kata yang amat bermakna...
"JIKAKAU RINDU, PEJAMKAN MATAMU, AKU PASTI DI SISIMU"
jauh ku lontarkan pandanganku...
ke vista kata yang indah itu...
alangkah indahnya...
Kau Ilham Ku
Artist: Man Bai
Beribu bintang dilangit
Kini menghilang
Meraba aku dalam kelam
Rembulan mengambang
Kini makin suram
Pudar ilhamku tanpa arah
Sedetik wajahmu muncul
Dalam diam
Ada kerdipan ada sinar
Itukah bintang atau rembulan
Terima kasih kuucapkan
Izinkan kumencuri bayangan wajahmu
Izinkan ku mencuri khayalan denganmu
Maafkanlah oh...
Andai lagu ini
Mengganggu ruangan hidupmu
Kau senyumlah oh...
Sekadar memori
Kita di arena ini
Kau ilhamku
Kau ilhamku...
Kini menghilang
Meraba aku dalam kelam
Rembulan mengambang
Kini makin suram
Pudar ilhamku tanpa arah
Sedetik wajahmu muncul
Dalam diam
Ada kerdipan ada sinar
Itukah bintang atau rembulan
Terima kasih kuucapkan
Izinkan kumencuri bayangan wajahmu
Izinkan ku mencuri khayalan denganmu
Maafkanlah oh...
Andai lagu ini
Mengganggu ruangan hidupmu
Kau senyumlah oh...
Sekadar memori
Kita di arena ini
Kau ilhamku
Kau ilhamku...
hari ini...aku mengimbau kembali
saat gembira kita...tika indah kita...
ku ingat lagi...pernah suatu masa
bila menitipnya butir renyai...
dari bunga angkasa
dibawah hujan
berlari
ketawa
riang ria
seperti dunia milik kita..
Lirik Pesona Bintang Utara - 6ixth Sense @ Lirikami
Bisunya kerlipan bintang di utara
Suatu masa yang hilang
Dalam kerinduan tika malam terdiam
Menanti saat perpisahan cinta yang tinggal
Gelora nyanyian rindu menambahkan
Apakah perlu ada cinta dijiwa ku
Setenang rembulan
Atau harus ku memulangkan kemarau yang panjang
Chorus:
Biarpun kicau burung dan denting guruh
Tak mungkin merubah sisa cintaku
Engkau dan malam
Ku serahkan bayang wajahmu
Moga terlebur segala dosa dari kekhilafanku
memang indah momento saat itu
namun mirip segumpal dendalion
jarang bersua...tibanya...sekelip mata...
tika itu bukan lagi renyai dari angkasa...
tapi dari mata yang berduka..
datang dan pergi...
Lirik Lagu Pergi - Aizat (OST Talentime)
Sayu terpisah
hikayat indah kini hanya tinggal sejarah
berhembus angin rindu
begitu nyamannya terhidu wangian kasihmu
hujan lebat mencurah kini
bagaikan tiada henti
kaulah laguku kau irama terindah
tak lagi kudengari
kau pergi.. pergi..
sepi tanpa kata
terdiam dan kaku tak daya kau kulupa
apa pun kata mereka
biarkan kenangan berbunga di ranting usia
Read more: http://www.liriklagumuzik.co.cc/2009/04/lirik-pergi-aizat-ost-talentime.html#ixzz1LG4zjnkd
sampai bila???sampai bila harus kita diduga...
langit hari ini
umpama penglipur lara
menjadi penyampai duka
ia menceritakan kembali tentang kisah kita
membawa semula suasana saat itu
bilakah lagi bisa diulang saat itu???
bila???
"BIARLAH KETAWA MEKAR BILA TIBA MASANYA,
DAN BIARLAH DUKA MENJALAR SAMPAI BILA-BILA"
kini ku sedari...
KENYATAAN TAK SEINDAH IMPIAN
Sunday, May 1, 2011
ari bermakna bagiQue...
salam....lamak dah ku xcoretkan apa2 kat blog ku tuk...kbetulan hari tuk aku da kelapangan ckit...nak kongsikan dengan ktkorg suma...hari gembira yang aku lalui baru2 tuk tek...tanggal 30 April 2011...hari yang banyak peristiwa...leh kira bermakna la...walaupun banyak events....hari ya aku test MedSI...punya la gabra...tengok soalan, gitu2 jak...tapi adventure gak la...ape tak nyer....300 soalan...jawab dalam 1 jam...amekkau...hahah....hope lulus la...tercapai gak cita2 nak masok U....AMIN...yang paling bez hari tue, dapat jumpe 2 org yang aku teringin sangat nak jumpe....sorg tuk, kte dah terpisah lame....memang nak sangat la nak jumpa....alhamdulillah, ada kesempatan....yang sorg pulak, baru first tym jumpa....secara depan la...kalu dulu, pandang2, jeling2 jer....hahahah....bezla hari tu....hope ada pluangnyer lagi...oke...semoga bersua kembali....wassalam..

lamak x jumpa...takut silaturrahim trputus and tidak dijaga...

malu2 erk...hahaha....

lamak x jumpa...takut silaturrahim trputus and tidak dijaga...

malu2 erk...hahaha....
Saturday, December 18, 2010
COOMON DENOMINATOR

It fills the air,
And I fall in love with you,
All over again,
Ooh,
You’re the light that faced the sun,
In my world,
I’d face a thousand years of pain
For my girl.
Out of all the things in life,
That I could fear,
Uh
The only thing that would hurt me,
Is if you weren’t here,
Woah
I don’t want to go back
To just being one half of the equation
You understand what I’m sayin’?
Girl with out you I’m lost
Can’t face this focus at heart
Between me and love
You’re the common denominator, oh, oh, ohh, oh
You’re the common denominator, oh, yeah, woah
Before your love was low
Now you’re just my height, aye
We chase the game that would put
My cot in the side
Broken heart rise up to say
Love is alive
You and I would stand
To be multiplied, yeah
Out of all the things in life,
That I could fear,
Uh
The only thing that would hurt me,
Is if you weren’t here,
Woah
I don’t want to go back
To just being one half of the equation
You understand what I’m sayin’?
Girl with out you I’m lost
Can’t face this focus at heart
Between me and love
You’re the common denominator, oh, oh, ohh, oh
You’re the common denominator, oh, yeah, woah
I’m never ever not,
Without your touch,
Every kiss that you give,
It gives me heart,
And to all the heart it can,
Jealous females hate it,
I’ma hold it down for you,
For you, woah, oh woah,
Common denominator,
Oh, yeah, woahh,
I don’t wanna to go back,
Half of the equation, woah woah yeah,
Common denominator
Oh, oh, oh, oh,
Common denominator
Oh, yeah, woah
Just a fraction of your love fills the air
And I’d fall in love with you all over again yeah
Tuesday, November 30, 2010
sahabat....dunia akhirat....

“ Wahai Tuhanku, betapa telah Kau aturkan perkenalan sehingga membenihnya persahabatan dan Kau pupuk ia tumbuh subur di hati kami agar bercambah keimanan. Namun andai hadirku menjadi ulat yang merosakkan antara dia denganMU, maka tidak ada tangguh untukku berundur dari dalam hidupnya.
KeranaMu Tuhanku, saat aku memohon teman yang mengemburkan keimanan dan Kau anugerahkan dia menjadi pohon singgahana agar rimbunnya menjadi teduhanku dari bahang kemarau kehidupan. Bagaimana Kau meminta dia dariku kembali, sedang aku dan dia nyata milik-MU.
PadaMu kuserahkannya, andai pengorbanan itu mahar keredhaan. Kerana saat Kau hadirkan pertemuan, telahku redha untuk sebuah perpisahan.”
Pernahkah kita bertemu dengan seseorang yang tidak pernah kita kenal siapa dia, tidak pernah kita tanyakan dari mana asalnya. Dan dia duduk seketika bersama kita, menyinggahi kamar kehidupan dan meninggalkan kalam bisunya di ruangan jiwa.
Dimensi pertemuan itu berbeza, saat kita tidak pernah melihat wajahnya namun kita bagai tahu bagaimana redup pandangannya. Dan tika kita tidak pernah sekali pun mendengar suaranya, kita bagai kenal nada bahasanya.
Dan kita tertawan pada agamanya, saat tazkirah dan nasihat menjadi utusan hatinya..saat hadis-hadis Baginda bermain dalam ratib bahasanya dan Al Huda menjadi ayat karangan jiwanya. Dan bagi kita,sahabat adalah keperluan jiwa. Dialah ladang hati, yang kita taburi dengan kasih dan kita tuai dengan penuh rasa terima kasih. Dan pada kita, dialah anugerah istimewa dariNya saat kita memohon padaNya memilih teman perjalanan yang terbaik dalam kembara perjuangan di jalanNya.
Begitu tika Dia hadirkannya berkali-kali menemani lena kita, saat istikharah yang kita pinta menjadi jawapanNya. Sehingga seluruh jiwa kita menyangka dialah sahabat yang bakal menjadi menjadi tonggak perjuangan selama masa kehidupan. Dan tika itu kita mengharapkan persahabatan yang berpanjangan dengan ikatan yang lebih kukuh dan diredhai..agar utusan hatinya sentiasa menemani kita, ratib bahasanya terus didendangkan di telinga dan karangan jiwanya terus kemas terukir saat kita alpa.
Dan tidak pernah ada prasangka, bagaimana andai hadir kita memberi masalah padanya..kewujudan kita tanpa sedar mengganggu hatinya bertemu Pencipta. Dan kita terpaku tiba-tiba, dari doa yang kita pohon agar persahabatan dinaungi rahmatNya tiba-tiba bertukar cela. Mungkinkah dalam persahabatan itu penuh terpalit dosa, apakah nasihat kita melaghokan jiwanya..saat kita bersahabat kerana agamaNya.
Namun tiba saat mengharuskan kita sedar, saat pertemuan diqasadkan untuk memburu redhaNya maka perpisahan keranaNya pasti membuah makna. Tika kita merunduk tawadhu` pada ketentuanNya dalam kudus jiwa kita membelas pada ketentuan takdir.. yakinlah Dia tidak pernah menganiaya hambaNya.
Kalau kehadiran dianggap menyusahkan, moga pemergian menghembuskan ketenangan. Bila membenih subur kerana ukhuwwah, biar jatuh gugur dalam mahabbah. Kerana daun yang jatuh takkan sekali-kali membenci angin. Dan amankanlah hatimu dengan janjiNya :"..Dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba-hambaNya." Fussilat::46.
Subscribe to:
Posts (Atom)













